Langsung ke konten utama

Postingan

Lihatlah, Aku Akan Wisuda Tahun Ini

            Jika saja aku tau begini akhirnya, aku tak akan menyia-nyiakan waktu satu semester yang lalu. Aku akan bergerak cepat, melupakan keinginanku untuk bersantai dan membunuh kemalasan yang hinggap setiap saat. Aku akan mencari dosen pembimbing dan referensi sebanyak – banyaknya untuk kupelajari di masa libur. Aku akan rajin membaca jurnal dan buku – buku setiap pagi dan malam hari supaya bisa menulis BAB 1 dan BAB 2 serta BAB 3 secepatnya agar aku bisa naik seminar proposal. Aku akan memakai baju putih dan jilbab putih serta rok hitam lalu berfoto dengan dosen pembimbing dan dosen penguji disebelahku. Tak lupa aku akan mengunggahnya ke instagramku dengan caption “Alhamdulillah, one step closer ”. Aku akan ditonton dan diberikan semangat oleh teman – temanku. Akan banyak teman – teman mengirimkan chat untuk sekedar memberikan ucapan “selamat ya, udah sempro. Semoga cepat naik hasil”. Atau yang usil akan memberi komentar ...

Teruntuk Mahasiswa Akhir

Skripsi adalah salah satu syarat untuk mahasiswa agar mendapat gelar sarjana. Untuk menulis skripsi, tentu banyak ilmu pengetahuan yang harus dimiliki mahasiswa. Menulis skripsi sama saja dengan menulis buku. Sebuah buku ditulis jika ada penulis dan ada pengetahuan. Untuk dapat pengetahuan tentu saja kita harus banyak membaca agar kemudian bisa dituangkan kedalam buku yang akan kita tulis.   Untuk itu, jangan terlalu takut tidak bisa menulis skripsi. Mulailah dengan membaca. Jika kamu merasa malas, mulai lah kebiasaan baik dengan bangun lebih pagi, berolahrga, datang ke kampus walaupun tidak ada yang akan kamu kerjakan. Karena dikampus kamu akan melihat teman – temanmu menulis skripsi. Kamu akan melihat teman – temanmu mencari jurnal, menjumpai dosen pembimbing, berlomba – lomba mendaftarkan seminar. Dengan begitu, kamu akan terinspirasi untuk menulis skripsimu, seperti teman – temanmu.  Bagi kamu yang terlambat sadar, setelah bermain sekian lama, tak usah kamu sesali...

Menolak Lupa

Lihatlah saat ini, ketika teman se-kontrakan tengah sibuk nobar drama korea, aku malah memilih menyendiri dikamar ini. Menutup pintu serapat mungkin, lalu menguncinya, agar tak satupun bisa masuk lalu menggangu kesendirianku. Aku memang sedang tak ingin di ganggu. Aku ingin sendirian. Melepaskan semua beban yang sudah tak sanggup kupikul lagi. Aku lelah, sangat lelah. Aku berfikir dengan menangis aku akan merasa lega walau aku tau pada kenyataannya itu tak merubah apapun. Pikiranku masih saja membayangkan kejadian tempo hari, saat aku melihat kekasihku –mantan kekasihku, berdiri berhadapan dengan kekasihnya. Dari kejauhan aku dapat menangkap binar – binar bahagia dari wajahnya. Mereka tidak malu – malu mengubar kemesraan di depan umum. Dan lagi, walau dengan jarak sejauh itu, kedua telingaku masih mampu mendengar dia memanggil kekasihnya dengan sebutan ‘sayang’. Sebutan yang dulu adalah milikku. Sebutan yang kerap dia sebutkan ketika pagi hari aku terbangun dari...

Harus Merelakannya

"Aku pulang dulu kak” Tanpa menunggu jawaban, aku bangkit berdiri dan bergegas keluar, meninggalkan ruang yang sedari tadi menyisakan sesak. Dia diam saja, tidak ada niat sedikitpun menahanku. Sepertinya, memang itu yang dia mau. Berat langkah kakiku, tapi kucoba terus melangkah. membelakanginya, menjauh darinya.  Aku sudah sampai di palataran parkir, ketika dia berdiri di ambang pintu. "Hati – hati ya dek. Makasih oleh olehnya. Kakak suka”. hanya satu kalimat itu yang keluar dari mulutnya, membuatku merasa bahwa keputusanku untuk pergi adalah keputusan yang tepat. Dan benar, dia memang tidak berniat menahanku, samasekali. Alih alih menjawab, aku menatapnya dengan pandangan datar. Tanpa menunggu lebih lama, aku masuk kemobilku lalu pergi.  Tapi, ini adalah kali terakhir aku bicara dengannya tentang perasaanku. Dan ini belum selesai, pikirku. Menyingkirkan ego, aku menghentikan mobil, lalu keluar lagi. Aku menghampirinya yang masih di ambang pintu. "Kak, we...

Quotes Menarik dan Romantis

Selamat siang readers.. Selamat menunaikan ibadah puasa :) Hari ini saya pengen ngepost beberapa quotes yang mungkin menarik untuk dibaca. Ini murni karangan saya dan jikapun anda pernah mendengarnya dari oranglain, itu hanya kebetulan saja. Karena saya samasekali tidak berminat untuk mengopas karya-karya oranglain. Disini, didunia blogger ini saya ingin belajar menulis dan menerjemahkan apa yang selama ini sering dipikirkan orang-orang. Mimpi besar saya adalah menulis, maka disinilah saya akan memulainya. oke cekidot... 1.       “Sekuat apapun engkau mengenggam sesuatu, jika itu bukan milikmu akan terlepas juga. Percayalah, manusia tidak ditakdirkan untuk memiliki yang bukan haknya” 2.       “Jika sekarang engkau kehilangan seseorang, mungkin memang dia bukan milikmu. Iklaskanlah. Maka kelak, kau akan memiliki seseorang yang akan   tetap tinggal dihatimu, meskipun ribuan badai datang menimpa. Bukan seseorang yang hany...